#SemutSumut

Ruang belajar gratis

untuk anak putus sekolah

ABOUT US

SEMUT SUMUT

Semut Sumut adalah sebuah program sosial yang menyediakan ruang belajar gratis untuk anak muda usia 16-25 tahun, dengan latar belakang pendidikan putus sekolah yang disebabkan oleh kesulitan ekonomi dan rendahnya kemampuan finansial keluarga. Didirikan sejak Agustus 2018, atas dasar pengalaman pribadi Yogi Adjie, sebagai Founder, yang terpaksa harus putus kuliah dari Universitas karena permasalahan finansial keluarga. 

Sejak berdirinya Semut Sumut, kami sudah memberikan pendidikan gratis kepada 50 anak putus sekolah, serta kami juga sedang melakukan riset tentang anak putus sekolah dan kebutuhan akan pendidikan vokasi di 5 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Makassar dan Palangkaraya. Semuanya ini kami lakukan untuk menghadirkan keadilan sosial kepada anak-anak putus sekolah yang memiliki cita dan semangat belajar yang besar, namun terhalang karena kesulitan ekonomi. Dengan cara ini, harapannya kita bisa menekan angka kesenjangan dan kecemburuan sosial  
di Indonesia. 

PROGRAM

Dalam proses pembelajaran di Batch 1 ini, Semut Sumut membuka 5 kelas, yaitu:

01.

— Videography

02.

— Graphic Design

03.

— Public Speaking

04.

— Music

05.

— Bahasa Inggris

DAFTAR MURID

Silakan mengisi Form di bawah ini untuk mendaftar sebagai murid

misalnya : SD / SMP / SMA

STORY

Kilas Balik Yogie Adjie
Founder Semut Sumut

Yogi Adjie, Founder Semut Sumut,  terpaksa harus putus kuliah dari Universitas karena permasalahan finansial keluarga. Sejak saat itu, ia harus mencari pekerjaan untuk dirinya dan keluarga, namun selalu mengalami penolakan karena tidak memenuhi klasifikasi yakni minimal Sarjana Strata-1, meskipun ia membawa portofilio yang bagus sesuai dengan bidang pekerjaan yang dibutuhkan. 

Namun dengan semangat menyambung hidup, akhirnya ia diterima di sebuah perusahaan yang mencari seorang pekerja untuk menghandle Digital Marketing perusahaan serta membuat konten komunikasi untuk mempromosikan product perusahaan. Meskipun syarat yang ditetapkan adalah harus Sarjana di bidang Komunikasi, namun ia tetap diterima karena unggul dari sisi penguasaan bahasa.

Atas dasar itu, ia melihat bahwa anak-anak yang putus di jenjang Universitas saja pun, tidak cukup mendapatkan akses kepada pekerjaan yang baik, apalagi untuk anak-anak yang harus putus sekolah di jenjang sekolah dasar dan Menengah. Hingga Akhirnya, di bulan Agustus 2018, Ia berangkat ke Jakarta dalam rangka interview pekerjaan dengan salah satu perusahaan start up di Jakarta. Setelah selesai dari proses interview, di hari yang sama ia hadir ke sebuah acara diskusi yang diadakan oleh Limitless Campus dan Bukalapak, yang diisi oleh narasumber utama yaitu Founder & CEO Bukalapak, Achmad Zaky. Di acara tersebut juga, setiap peserta acara diizikan untuk menyampaikan ide bisnis / program yang dimiliki. Hingga kemudian, Yogi Adjie terpilih untuk di mentoring oleh Achmad Zaky dengan ide program bernama Semut Sumut. Setelah itu, ia kembali ke Medan, dan mendapatkan kabar bahwa ia diterima bekerja di perusahaan start-up tersebut dengan benefit yang besar. Namun, demi berjalannya Semut Sumut, ia harus menolak pekerjaan tersebut dan mulai fokus mendirikan Semut Sumut di Medan.

Sejak berdirinya Semut Sumut, kami sudah memberikan pendidikan gratis kepada 50 anak putus sekolah, serta kami juga sedang melakukan riset tentang anak putus sekolah dan kebutuhan akan pendidikan vokasi di 5 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Makassar dan Palangkaraya. Semuanya ini kami lakukan untuk menghadirkan keadilan sosial kepada anak-anak putus sekolah yang memiliki cita dan semangat belajar yang besar, namun terhalang karena kesulitan ekonomi. Dengan cara ini, harapannya kita bisa menekan angka kesenjangan dan kecemburuan sosial  
di Indonesia. 

PARTNERS

CONTACT US

Whatsapp

+62 852 1601 1504

Instagram

@semutsumut

youtube

Semut Sumut

Email

support@semutsumut.org